Bekasi, 13 Agustus 2026 – Para Dosen STIT Hidayatunnajah Bekasi berkordinasi dalam Rapat Kerja dan Ramah Tamah, membahas persiapan menyambut Tahun Akademik 2026/2027. Acara dibuka dengan sambutan Ketua STIT Hidayatunnajah Bekasi.
Beliau menekankan pentingnya koordinasi dan kebersamaan seluruh unsur kampus dalam memberikan layanan yang makin baik ke mahasiswa. Menurutnya, di awal tahun akademik baru ini setiap bidang perlu meningkatkan program sebelumnya, sekaligus menyiapkan langkah-langkah untuk mendorong mutu akademik dan kelembagaan.
Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama mengenai PMB 2026-2027, tim P4M, tim BAAK, serta Kepala Prodi PGMI dan PBA.


Mahasiswa Baru, KRS, dan Jadwal Kuliah


Salah satu yang dibahas cukup panjang: kesiapan menyambut mahasiswa baru. Mulai dari sisi pendidikan, petugas di lapangan, layanan administrasi, fasilitas kelas, sampai koordinasi antar unit dalam melayani mahasiswa.
Kuliah dijadwalkan mulai 7 September 2026. Sebelum itu, mahasiswa diminta mengisi KRS dan memastikan mata kuliah yang diambil sudah divalidasi sesuai aturan akademik.
Evaluasi Pembelajaran



Bidang Akademik mengingatkan supaya evaluasi proses perkuliahan tetap berjalan secara berkala, dengan acuan CPMK dan capaian pembelajaran yang sudah ditetapkan di kurikulum masing-masing prodi.
Yang dievaluasi bukan cuma mahasiswa — kesiapan dosen pengampu, termasuk pengajar mata kuliah umum, juga disorot. Begitu juga administrasi akademik, metode mengajar, sampai strategi untuk bikin proses belajar lebih efektif.
Prodi PGMI dan PBA sendiri berkoordinasi soal distribusi mata kuliah dan pelayanan ke mahasiswa supaya sesuai standar yang berlaku.
SEVIMA Masih Andalan, Tapi Jaringan Wifi Masih Jadi PR

SEVIMA tetap dipakai untuk KRS, administrasi, pencatatan kehadiran, sampai monitoring aktivitas kuliah mahasiswa. Tapi absensi fisik belum ditinggalkan — dua-duanya jalan bareng supaya data kehadiran lebih akurat.
Soal jaringan internet yang suka lambat atau kadang bermasalah, ini juga jadi catatan evaluasi. Kesiapan jaringan dan sarana teknologi perlu dibenahi kalau mau layanan akademik digital berjalan lebih optimal.
Ruang Kelas yang Lebih Nyaman

Ada juga masukan dari mahasiswa soal kondisi ruang kuliah. Penataan ruang kelas jadi salah satu perhatian, supaya mahasiswa dan dosen sama-sama dapat lingkungan belajar yang nyaman dan tertib.
Keluhan-keluhan dari semester sebelumnya akan dikumpulkan jadi bahan perbaikan fasilitas dan pelayanan di Tahun Akademik 2026/2027.
Penelitian dan Pengabdian Tetap Jalan

Di luar mengajar, dosen tetap didorong aktif meneliti, menulis publikasi ilmiah, dan turun ke masyarakat lewat P4M. Harapannya, tridarma ini bukan sekadar kewajiban administratif — tapi benar-benar memberi kontribusi ke pengembangan ilmu, institusi, dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan PMB terus memperkuat koordinasi untuk pelayanan mahasiswa, memperluas jaringan kerja sama antarlembaga, dan menyiapkan penerimaan mahasiswa baru yang lebih efektif.
Menyamakan Langkah Sebelum Tahun Ajaran Baru

Lewat Rapat Kerja dan Ramah Tamah ini, STIT Hidayatunnajah Bekasi mencoba menyatukan langkah seluruh unsur kampus — pimpinan, prodi, dosen, sampai unit-unit pendukung — supaya pelaksanaan pendidikan, administrasi, pelayanan mahasiswa, penelitian, pengabdian, dan pengembangan kelembagaan bisa berjalan lebih baik lagi.
Dengan persiapan yang sudah dimatangkan sejak sekarang, kampus ini berharap bisa terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan bagi mahasiswanya menjelang perkuliahan dimulai awal September nanti.

