Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa terus diperkuat melalui berbagai program beasiswa. Salah satu program yang memiliki peran strategis dalam mendukung mahasiswa adalah Beasiswa Baznas yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Program ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Dalam rangka memastikan proses penyaluran beasiswa berjalan secara efektif dan transparan, telah dilaksanakan pertemuan koordinasi secara daring melalui Zoom pada Jumat, 6 Maret 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh Koordinator Baznas Bazis DKI Jakarta bersama perwakilan perguruan tinggi mitra serta pengelola UPZ (Unit Pengumpul Zakat) dari berbagai kampus.

Pertemuan ini membahas berbagai aspek penting terkait mekanisme pencairan dana beasiswa, koordinasi pelaporan, serta penguatan program pengembangan bagi mahasiswa penerima beasiswa.
Target Penerima Beasiswa
Dalam pemaparannya, Baznas menyampaikan bahwa program Beasiswa Baznas menargetkan 3.500 mahasiswa penerima dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan dana zakat untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan tinggi.
Skema penyaluran beasiswa dilakukan secara berkala sepanjang tahun anggaran. Saat ini nilai bantuan yang diberikan berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp6.000.000 per tahun, yang sebelumnya disalurkan dalam bentuk bantuan bulanan.
Program ini juga mulai diperluas implementasinya sejak tahun 2025 dengan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi sebagai mitra penyalur beasiswa.
Proses Seleksi dan Partisipasi Kampus

Penentuan mahasiswa penerima beasiswa dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi yang terstruktur, mulai dari pengumuman pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara, hingga proses verifikasi data. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan beasiswa benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan.
Hingga saat ini tercatat sekitar 235 perguruan tinggi yang akan menjadi mitra penyaluran program beasiswa Baznas. Namun demikian, dari jumlah tersebut baru sekitar 90 kampus yang telah melengkapi data PIC (Person in Charge) sebagai penanggung jawab koordinasi program di tingkat perguruan tinggi.
Kehadiran PIC kampus menjadi elemen penting dalam memastikan proses koordinasi, pendataan, serta pelaporan program dapat berjalan dengan baik.
Mekanisme Pencairan Dana Beasiswa
Dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan mekanisme pencairan dana beasiswa kepada mahasiswa. Dana bantuan pendidikan akan ditransfer terlebih dahulu ke rekening mahasiswa penerima sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas program.
Selanjutnya mahasiswa dapat menggunakan dana tersebut untuk berbagai kebutuhan akademik, termasuk pembayaran kepada kampus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Teknis pengelolaan dana pada tahap selanjutnya diserahkan kepada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.
Dalam skema terbaru, mahasiswa dapat menerima beasiswa dengan nilai bantuan hingga Rp6.000.000 per tahun yang disalurkan dalam beberapa tahap.
Pengembangan Kapasitas Mahasiswa
Selain memberikan bantuan finansial, program Beasiswa Baznas juga dirancang untuk mendorong pengembangan kapasitas mahasiswa. Para penerima beasiswa akan mendapatkan berbagai pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian mereka di masa depan, di antaranya:
1. Pelatihan entrepreneurship
2. Pelatihan digital marketing
3. Pelatihan data analysis
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing serta kontribusi mereka kepada masyarakat.
Registrasi dan Orientasi Program
Mahasiswa penerima beasiswa diwajibkan melakukan registrasi ulang melalui sistem daring yang telah disediakan. Proses ini mencakup pengisian data akademik, termasuk nilai terakhir mahasiswa yang akan diverifikasi melalui sistem.
Selain itu, Baznas juga merencanakan pelaksanaan orientasi program beasiswa yang dijadwalkan berlangsung sekitar bulan April selama kurang lebih dua bulan kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai program beasiswa sekaligus membangun jejaring antar mahasiswa penerima beasiswa.
Penguatan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi
Dalam rangka memperkuat tata kelola program, setiap perguruan tinggi mitra diharapkan menjalin kerja sama resmi melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau MoU dengan Baznas. Perguruan tinggi juga didorong untuk mengembangkan peran UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di lingkungan kampus.
Dengan adanya UPZ, perguruan tinggi dapat berperan lebih aktif dalam pengelolaan dana zakat serta berbagai program sosial yang mendukung kesejahteraan mahasiswa.
Transparansi dan Pelaporan Program
Sebagai bagian dari komitmen transparansi, pelaporan pencairan dana menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program ini. Setiap perguruan tinggi diwajibkan menyampaikan laporan awal yang menunjukkan bukti transfer dana kepada mahasiswa penerima.
UPZ dan pihak kampus juga memiliki peran dalam melakukan monitoring program, mulai dari proses rekrutmen mahasiswa penerima, pengelolaan dana zakat, hingga evaluasi pelaksanaan program di tingkat perguruan tinggi.
Komitmen Bersama Mendukung Pendidikan
Program Beasiswa Baznas merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Melalui kolaborasi antara Baznas, perguruan tinggi, dan pengelola UPZ, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa serta masyarakat.
Dengan tata kelola yang transparan, program pengembangan yang berkelanjutan, serta sinergi antar lembaga, Beasiswa Baznas diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

