Info Update Relawan Haen
Bincang pagi dengan pengurus pesantren an-Nahl, Ust. Syamsi. Beliau sharing seputar pesantren dan gempa yg menimpa mereka. Qaddarullah beliau termasuk korban gempa yg tertimpa reruntuhan beserta keluarga yg berhasil dievakuasi meskipun agak jauh harus dirawat di RSUD Bunut Sukabumi.
Luka memar di tubuhnya tak dihiraukan demi menyelamatkan dan berusaha menenangkan putra beliau yg juga tertimpa reruntuhan bahkan mengalami patah tulang. Alhamdulillah ‘ala kulli hal, mereka bisa ditangani oleh tim medis di malam hari lantaran memang korban luka mencapai 700 orang menurut informasi pihak pemerintah setempat.
Ucapan terima kasih dari beliau dan doa balasan kebaikan dari Allah untuk para muhsinin yang telah membantu. Rasa simpati saudara seiman menghibur duka lara mereka. Meskipun masih terluka, beliau tetap bisa tersenyum dan musibah yang mereka rasakan cukup berat lantaran ibunda tercinta meregang nyawa di antara puing reruntuhan gedung dan putra terkecil beliau pun (6 tahun) tak terselamatkan. Semoga Allāh memberikan ketabahan hati dan kesabaran kepada beliau sekeluarga dan umumnya para korban gempa.

Dampak musibah belum berakhir. Tim di posko an-Nahl melaporkan bahwa kebutuhan bensin saja mencapai Rp 500.000,- setiap hari. Uluran tangan dan bantuan untuk mereka masih dibutuhkan. Mari ambil bagian dalam pemulihan pasca bencana. Rasulullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:
وَاللهُ في عَونِ العَبْدِ، ما كان العبدُ في عونِ أَخِيهِ. (حديث صحيح رواه مسلم)
Artinya: “Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” (Hadits shahīh riwayat Muslim)
#Hidayatunnajah
#Haen Peduli Umat
#STIT Haen


